Kembali ke Beranda
Iklan
Nasional

Presiden Kirimkan Utusan Khusus Kawal Pemulihan Bencana Sumatra

Dipublikasikan pada 15 Apr 2026
Presiden Kirimkan Utusan Khusus Kawal Pemulihan Bencana Sumatra



ACEH - Pemerintah pusat terus mempercepat upaya pemulihan pasca-bencana di wilayah Sumatra dengan mengirimkan utusan khusus Presiden untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan penanganan bencana yang cepat, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat terdampak.


Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian penuh terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah terdampak. Menurutnya, pemerintah tidak hanya fokus pada pemulihan fisik, tetapi juga memastikan proses tersebut dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.


“Pemerintah berkomitmen terus hadir dan bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan hingga proses pemulihan pasca-bencana selesai. Pembangunan kembali dilakukan lebih baik, lebih aman, dan lebih tangguh terhadap bencana di masa depan,” ujar Qodari.


Sejalan dengan itu, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, memastikan bahwa seluruh bantuan telah dikirim sesuai arahan Presiden dan mulai didistribusikan secara bertahap. Ia menegaskan tidak ada kendala berarti dalam penyaluran logistik ke wilayah terdampak.


“Bantuan yang datang hari ini merupakan tahap awal, dan pengiriman tambahan sudah dijadwalkan. Tidak ada bantuan yang mengendap di gudang provinsi maupun kabupaten/kota. Kami langsung berkoordinasi dengan wakil gubernur dan seluruh kepala daerah agar distribusi berjalan cepat dan merata,” jelas Rustian.

Iklan


Selain logistik kebutuhan dasar, pemerintah juga memprioritaskan pengiriman perangkat komunikasi darurat guna memulihkan jaringan informasi yang sempat terputus akibat kerusakan infrastruktur. Perangkat ini dinilai krusial untuk mendukung koordinasi di lapangan serta mempercepat respons darurat.


“Perangkat ini digunakan untuk menyambung sinyal di lokasi yang terputus sehingga komunikasi darurat dapat segera berjalan,” tambahnya.


Sementara itu, Anggota Tim Khusus Utusan Presiden, Boy Sentana, menekankan pentingnya pelaporan berkala dari petugas di lapangan. Laporan tersebut akan menjadi bahan evaluasi langsung bagi Presiden dalam memastikan efektivitas program pemulihan.


“Petugas berkewajiban melaporkan perkembangan situasi serta temuan di lapangan secara berkala kepada penasihat Presiden sebagai bahan masukan dan evaluasi,” ujarnya.


Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pihak terkait, proses pemulihan diharapkan berjalan lebih cepat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terhadap potensi bencana di masa mendatang.

Komentar Pembaca (0)

Ingin ikut berdiskusi?

Masuk atau daftar untuk memberikan komentar pada artikel ini.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat Anda!