← Kembali ke Beranda
Iklan
Daerah
Parade Paskah di Mimika: Merajut Persatuan dalam Keberagaman Agama
Dipublikasikan pada 08 Apr 2026

Di tengah panorama menakjubkan Papua, Kabupaten Mimika baru saja menjadi saksi satu peristiwa yang membangkitkan semangat kebersamaan. Parade Paskah yang diinisiasi oleh Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM) bukan sekadar perayaan religius, tetapi simbol kuat persatuan di tengah keberagaman. Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan pentingnya mempertahankan harmoni ini, terutama di wilayah yang kaya akan budaya dan tradisi seperti Papua."Kita harus mempertahankan keharmonisan," ujar Johannes dalam parade yang berlangsung di Timika. Pernyataan ini bukanlah sekadar retorika, melainkan cermin dari usaha nyata untuk menjembatani perbedaan, mengingat Papua adalah rumah bagi berbagai komunitas agama. Kehadiran umat Hindu, Buddha, dan Islam dalam parade ini menunjukkan semangat inklusivitas yang patut diapresiasi.
Iklan
Parade ini juga menampilkan kreativitas luar biasa yang mencerminkan iman dan sukacita umat atas peristiwa Paskah. Lebih dari sekadar simbol iman, parade ini menjadi ajang bagi berbagai komunitas untuk mengekspresikan keindahan tradisi mereka sendiri. Di tengah panorama keragaman ini, Mimika menegaskan jati dirinya sebagai tempat di mana perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan.Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan apresiasi yang tinggi atas kebersamaan masyarakat dalam setiap hari raya, mulai dari Imlek hingga Idul Fitri. "Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta dalam perayaan Parade Paskah ini dengan baik. Semoga nilai-nilai Paskah dapat hidup dalam kehidupan sehari-hari kita," ucap Johannes. Pernyataan ini menggugah semangat bahwa perayaan bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah perenungan mendalam tentang kebangkitan dan harapan baru, tidak hanya bagi umat Kristiani tetapi juga seluruh umat manusia.Melalui parade ini, Mimika menunjukkan kepada dunia bahwa di tengah tantangan yang dihadapi Papua, selalu ada terang yang membawa harapan. Ini adalah pengingat bahwa persatuan adalah jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi semua, di mana Papua menjadi contoh bagi provinsi lain dalam menumbuhkan harmoni di tengah keberagaman. Langkah-langkah kecil ini diharapkan dapat membawa perubahan besar, yang tidak hanya berdampak di tingkat lokal tetapi juga nasional, menginspirasi Indonesia untuk merangkul perbedaan sebagai kekuatan utama.
Berita Terkait
Komentar Pembaca (0)
Ingin ikut berdiskusi?
Masuk atau daftar untuk memberikan komentar pada artikel ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat Anda!
